KILAT77 ⚡ Mengapa Kilat Tampak Lebih Dulu daripada Guntur? Perbedaan laju cahaya dan bunyi menjelaskan jeda yang terdengar saat badai.

kilat77 ·
KILAT77 ⚡ Mengapa Kilat Tampak Lebih Dulu daripada Guntur? Perbedaan laju cahaya dan bunyi menjelaskan jeda yang terdengar saat badai.

kilat77

LIVE

Ketika petir menyambar, kilatan cahaya tampak lebih dulu. Beberapa saat kemudian terdengar guruh, suara menggelegar yang menyusul kilatan itu [1]. Pembahasan KILAT77 tentang jeda ini berangkat dari satu hal: cahaya dan bunyi memiliki laju berbeda.

Cahaya tiba lebih dahulu daripada bunyi

Kilat adalah cahaya yang terlihat, sedangkan guruh adalah suara yang terdengar setelahnya. Keduanya berkaitan dengan petir, tetapi tidak sampai kepada pengamat pada waktu yang sama. Karena cahaya bergerak lebih cepat daripada bunyi, kilatan terlihat lebih dulu dan suara guntur menyusul [1].

Jeda yang terdengar saat badai

Jadi, jeda itu bukan berarti guruh baru muncul sebagai peristiwa yang terpisah setelah kilat. Yang lebih dulu sampai ke penglihatan adalah cahaya; bunyi menyusul kemudian. Perbedaan laju cahaya dan suara inilah yang menjelaskan urutan yang biasa terasa saat badai [1].

Sumber

  • [1] Wikipedia bahasa Indonesia — Petir. https://id.wikipedia.org/w/index.php?oldid=29577264&title=Petir (diakses 2026-10-03).
kilat77

FAQ kilat77

Pertanyaan yang sering diajukan

Karena cahaya bergerak lebih cepat daripada bunyi, kilatan sampai ke penglihatan lebih dahulu dan suara guruh menyusul [1].

Kilat adalah cahaya yang terlihat, sedangkan guruh adalah suara menggelegar yang terdengar setelahnya [1].

Tidak. Jeda tersebut terjadi karena cahaya dan bunyi tiba pada waktu berbeda, bukan karena guruh merupakan peristiwa terpisah yang baru dimulai setelah kilat [1].

Tidak. Uraiannya hanya menyebut guruh terdengar beberapa saat kemudian, tanpa memberikan angka durasi tertentu [1].

Belum dari penjelasan ini saja. Artikel menerangkan penyebab urutan kilat dan guruh, tetapi tidak memberikan metode penghitungan jarak.